WRITING SECTION

 Assalamualaikum Warohmatulohi Wabarokatuh

Hello Guyss....How's Life? Welcome Back to Dheanda's Class


Pada pembelajaran kali ini kita akan membahas mengenai menulis dalam bahasa inggris. Keterampilan menulis adalah kemampuan menuangkan buah pikiran ke dalam bahasa tulis melalui kalimat-kalimat yang dirangkai secara utuh, lengkap, dan jelas sehingga buah pikiran tersebut dapay dikomunikasikan kepada pembaca.

Fungsi Menulis

Menulis memiliki beberapa fungsi, antara lain memudahkan para pelajar berfikir, juga dapat menolong kita berfikir secara kritis,memperdalam daya tanggap atau persepsi kita, memecahkan masalah-masalah yang kita hadapi, seryya menyusun urutan bagi pengalaman. Tulisan juga dapat membantu kita menjelaskan pikiran-pikiran kita.

1. Menulis Mengembangkan Kecerdasan

2. Menulis Mengembangkan Daya Inisiatif dan Kreativitas

3. Menulis Menumbuhkan Kepercayaan Diri dan Keberanian

4. Menulis Mendorong Kebiasaan serta Memupuk Kemampuan dalam

Teman-teman pernah nggak kamu iseng ngebaca-baca tulisan di bungkus mi atau makanan instan lainnya? Pada bagian belakangnya, pasti ada semacam petunjuk/ instruksi tentang cara menyiaokan mi tersebut dengan benar, supaya benar-benar matang dan rasanya jadi enak.

Nah, hal ini dinamakan prosedur. Jadi, prosedur adalah serangkaian langkah yang harus dilakukan untuk menyelesaikan sesuatu. Langkah-langkah yang tertulis dalam bungkus mie tersebut adalah salah satu contoh teks prosedur. Teks prosedur digunakan sebagai arahan, khususnya bagi kamu yang mungkin belum tau cara menyelesaikan suatu tugas.

Yuk, pahami lebih lanjut mengenai pengertian teks prosedur, struktur, jenis, ciri-ciri, kaidah kebahasaan, hingga contohnya di artikel berikut ini!

Tujuan Teks Prosedur

Lalu, apa tujuan dari teks prosedur? Seperti definisinya, tujuan teks prosedur adalah memberikan petunjuk bagi pembacanya tentang langkah-langkah secara urut dalam melakukan aktivitas atau menyelesaikan sesuatu. Selain itu, teks prosedur juga memudahkan pembaca untuk mengetahui cara yang benar dalam melakukan sesuatu dan memberikan petunjuk jelas agar mendapatkan hasil maksimal.

Struktur Teks Prosedur

Dalam penyusunannya, struktur teks prosedur terdiri dari 4 bagian, yaitu tujuan, material, langkah-langkah penyusunan/pengerjaan, dan penegasan ulang (kesimpulan). Penjelasan lengkapnya sebagai berikut: 

1. Tujuan

Pada awal pembuatan teks prosedur, penulis biasanya memberikan penjelasan terkait tujuan dalam penyusunan teks prosedur. Hal ini juga bisa menginformasikan hasil akhir yang akan dicapai.

2. Material

Merupakan hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan dan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan atau pembuatan kegiatan tersebut. Bagian ini berisi informasi tentang alat/bahan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan.

3. Langkah-langkah

Bagian ini menjelaskan tentang proses atau tahapan yang harus dilakukan demi mendapatkan hasil maksimal sesuai dengan tujuan dari teks prosedur. Langkah-langkah yang dibuat harus secara berurutan. Selain itu, susunannya harus logis, sistematis, dan mudah dipahami oleh pembaca.

4. Penegasan Ulang/Kesimpulan

Bagian terakhir ini menjelaskan tentang simpulan dari suatu prosedur yang telah dilakukan. Bagian ini bersifat opsional, yakni boleh ada dan boleh tidak ada dalam teks prosedur.

 

Ciri-Ciri Teks Prosedur

Sama halnya dengan teks yang lain, teks prosedur memiliki beberapa ciri antara lain:

1. Menggunakan kalimat perintah;

2. Terdapat panduan yang harus dilakukan;

3. Menggunakan kata kerja aktif;

4. Menggunakan konjungsi (kata hubung);

5. Terdapat aturan dalam hal bahan atau kegiatan;

6. Menggunakan kata keterangan untuk menyatakan rincian waktu, tempat dan cara;

7. Terdapat isi kegiatan yang dilakukan secara urut;

Jenis-Jenis Teks Prosedur

Teks prosedur juga ternyata memiliki beberapa jenisnya, lho! Penasaran? Berikut jenis-jenis teks prosedur.

1. Teks Prosedur Sederhana

Teks prosedur sederhana hanya berisi dua atau tiga langkah saja. Contohnya prosedur untuk mengoperasikan setrika.

2. Teks Prosedur Kompleks

Teks prosedur kompleks terdiri atas banyak langkah dan jenjang untuk tiap tahapannya. Contoh teks prosedur kompleks adalah cara pembayaran tilang oleh polisi.

3. Teks Prosedur Protokol

Teks prosedur protokol merupakan teks prosedur yang langkah-langkahnya bisa dibolak-balik, tapi tujuannya tetap bisa tercapai. Contohnya cara memasak mi instan.

Kalau kamu ingin menyusun teks prosedur, pastikan menggunakan struktur tersebut ya. Karena struktur teks prosedur yang lengkap, akan membuat arahannya menjadi jelas, dan bisa membantu pembaca dalam memahaminya. 

 

Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur

Untuk menyusun sebuah teks prosedur, diperlukan kaidah kebahasaan yang tepat agar sesuai dengan fungsinya. Berikut adalah kaidah kebahasaan yang umum digunakan dalam penulisan teks jenis prosedur: 

1. Kalimat

Pada teks prosedur, kalimat-kalimat yang digunakan dapat dikategorikan dalam 3 bagian. Kalimat tersebut adalah: 

a. Kalimat Imperatif

Merupakan kalimat yang mengandung perintah. Kalimat imperatif ditandai dengan adanya hal yang harus dikerjakan merujuk pada perintah dalam kalimat. Pada jenis kalimat ini, tanda seru (!) digunakan untuk mengakhiri ungkapan atau pernyataan.

b. Kalimat Deklaratif

Kalimat ini dikenal sebagai kalimat yang sifatnya lebih memberikan informasi, dan sering juga disebut sebagai kalimat pernyataan. Pada kalimat ini, tanda baca titik (.) digunakan untuk mengakhiri kalimat tersebut. 

c. Kalimat Interogatif

Kalimat ini digunakan untuk mencari informasi dengan memberi pertanyaan. Oleh karena itu, di akhir kalimat interogatif, diberikan tanda baca tanda tanya (?).

2. Konjungsi

Konjungsi juga sering kita sebut sebagai kata penghubung. Dalam teks prosedur, konjungsi yang kita bahas terdiri dari dua macam, yakni:

a. Konjungsi Persyaratan

Konjungsi persyaratan adalah kata penghubung yang menyatakan syarat. Contohnya seperti jika, bila, andai, kalau, asalkan.

b. Konjungsi Temporal

Jenis konjungsi temporal ini sifatnya merupakan kata penghubung yang menandai urutan waktu. Contohnya seperti lalu, kemudian, selanjutnya, setelahnya. 

3. Numeralia

Numeralia dalam teks prosedur merupakan pilihan yang bisa digunakan selain menggunakan konjungsi. Numeralia merupakan kata bilangan yang digunakan untuk mengurutkan langkah-langkah dalam teks prosedur. Misalkan pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya.

4. Pronomina

Pronomina atau kata ganti, digunakan untuk menggantikan orang atau benda. Berdasarkan fungsinya yang menggantikan orang atau benda, pronomina dibagi menjadi dua macam: 

a. Pronomina Penunjuk

Kata ganti untuk menggantikan benda. Contohnya ini, itu, tersebut.

b. Pronomina Persona

Kata ganti untuk menggantikan orang. Pada pronomina persona, bagi kata ganti untuk orang tunggal, contohnya anda, saya, kamu. Sedangkan untuk orang jamak, contohnya kita, kalian.

5. Verba

Kaidah kebahasaan terakhir dalam teks prosedur, adalah verba atau kata kerja. Verba dalam teks prosedur terbagi menjadi dua macam, yakni:

a. Verba Material

Kata kerja berimbuhan yang mengacu pada sebuah tindakan atau perbuatan yang dilakukan secara fisik. Contohnya mengupas, mengiris, memaku, memotong, dan lain sebagainya. 

b. Verba Tingkah Laku

Kata kerja yang ditunjukkan lewat ungkapan. Verba ini juga dipahami sebagai kata kerja yang tidak tampak aktivitasnya. Contohnya menyukai, berpikir, dan menyetujui.

 

Cara Membuat Teks Prosedur

Untuk membuat teks prosedur yang benar harus memuat struktur dan kaidah kebahasaan yang sudah dijelaskan di atas. Kamu bisa menerapkan langkah-langkah berikut, ya:

1. Judul

Untuk menarik perhatian pembaca, kamu harus membuat judul yang juga menarik. Tapi ingat, jangan sampai clickbait yah! Judul harus memuat prosedur apa yang akan kamu tunjukkan dalam teks. Misalnya, “Cara Membuat Pot Bunga dari Limbah Kertas”, “Tutorial Menyalakan Oven”, dan sebagainya.

2. Tujuan

Setelah kamu menuliskan judul, tuliskan secara singkat tujuan dari teks prosedur ini. Hal ini untuk menunjukkan pembaca apa yang akan dibuat atau dilakukan. Dalam tujuan, kamu harus menyebutkan secara gamblang hasil akhir yang akan didapatkan.

3. Alat dan Bahan

Bagian ini bersifat opsional, bisa ada atau tidak. Ketika kamu menjelaskan prosedur tentang cara membuat sesuatu, tentu harus ada alat dan bahan. Tapi, saat kamu ingin membuat teks prosedur tentang cara melakukan sesuatu yang memang tidak membutuhkan alat dan bahan, bagian ini tidak harus ada.

4. Langkah-langkah

Nah, ini bagian yang paling utama. Kamu harus bisa menjelaskan secara kronologis atau berurutan langkah-langkah yang harus dilakukan. Biasanya, langkah-langkah dijelaskan dalam bentuk poin atau penomoran.

5. Penutup atau Kesimpulan

Bagian penutup atau kesimpulan juga bersifat opsional. Penutup biasanya ditulis untuk menyimpulkan tujuan akhir dari teks prosedur yang dibuat. 

Contoh Teks Prosedur Dalam Bahasa Inggris

How to Make a Passport

A passport is an official document issued by an authorized official of a country that contains the identity of the holder and is valid for travel between countries. How to take care of a passport? Here's how to take care of a passport properly and correctly:

1. First, come to the immigration office! You can come to the immigration office listed on your ID card or the nearest immigration office.

2. Then, buy an application form! The application form is available at the counter provided. Fill in the form completely according to the documents you have and bring the original documents!

3. Next, submit the application form to the registration counter!

4. After that, take the receipt and schedule a photo and fingerprinting!

5. Once you've had your photo taken and fingerprints taken, you'll reach the interview stage by presenting your original documents.

6. After the interview stage is over, the next step is to pay for the passport book and sign the passport book. Ask for information on when to pick up the completed passport!

7. On the predetermined date, we can come again to pick up the finished passport. Usually within one week the new passport is finished and can be picked up.

Artinya dalam Bahasa Indonesia

Cara Membuat Paspor

Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara. Bagaimana cara mengurus paspor? Berikut ini cara mengurus paspor dengan baik dan benar:

1. Pertama, datang ke kantor imigrasi! Bisa datang ke kantor imigrasi yang tertera pada KTP kita atau kantor imigrasi terdekat.

2. Kemudian, beli formulir permohonan! Formulir permohonan ada di loket yang sudah disediakan. Isi dengan lengkap formulir tersebut sesuai dokumen yang Anda miliki dan bawalah dokumen yang asli!

3. Selanjutnya, serahkan formulir permohonan tadi ke loket pendaftaran!

4. Setelah itu, ambil tanda terima dan jadwal foto serta pengambilan sidik jari!

5. Jika sudah berfoto dan mengambil sidik jari, maka Anda sampai pada tahap wawancara dengan menunjukkan dokumen asli.

6. Setelah tahap wawancara usai, langkah berikutnya membayar buku paspor dan menandatangani buku paspor. Minta informasi kapan jadwal pengambilan paspor yang sudah selesai!

7. Pada tanggal yang telah ditentukan sebelumnya, kita dapat datang lagi untuk mengambil paspor yang telah jadi. Biasanya dalam waktu satu minggu paspor baru sudah selesai dan bisa diambil.

 

Nah...Sampai disini dulu ya pembelajaran kita, pesan yang bisa saya sampaikan untuk teman-teman yaitu perbanyaklah membaca agar menambah kosa kata serta wawasan teman-teman.

Wassalamualaikum Waromhatulohi Wabarokatuh

See you in the next Meeting guyss.....

 


Komentar